Pengobatan Sipilis Kencing nanah pada Wanita
Pengobatan Sipilis pada Wanita
Di beberapa
negara Eropa dan Amerika, penyakit sipilis lebih banyak terjadi pada laki-laki
kaum homoseks, namun di negara berkembang, wanita mempunyai resiko yang sama besar
dengan pria dalam kaitannya dengan penularan penyakit sipilis. Bahkan pada
wanita yang setia kepada pasangan atau suaminya pun, masih bisa tertular oleh
penyakit ini, baik yang disebabkan oleh perilaku seksual dari suaminya maupun
oleh berbagai penyebab yang lain seperti melakukan kontak fisik dengan orang
yang telah terinfeksi oleh penyakit sipilis, atau menerima transfusi darah dari
donor yang sudah terinfeksi oleh bakteri penyebab penyakit sipilis. Namun kasus
penularan penyakit sipilis melalui transfusi darah hampir tidak pernah terjadi sebab
darah yang akan didonorkan, telah melalui berbagai skrining / pemeriksaan yang sangat
ketat. Oleh karenanya, pengobatan penyakit
sipilis pada wanita bisa dianggap sama dengan pengobatan penyakit sipilis
terhadap pria, kecuali cara pengobatan penyakit sipilis yang dilakukan bagi
wanita atau ibu yang sedang hamil.
Penyakit Sipilis merupakan penyakit menular seksual
(pms) yang
sudah muncul sejak berabad-abad yang lalu. Penyebab penyakit sipilis adalah bakteri yang berukuran sangat kecil yang disebut spirochete A. Nama
ilmiah bakteri ini adalah Treponema pallidum. Bentuk fisik Spirochete (jika dilihat menggunakan
mikroskop) adalah seperti cacing dan menyerupai spiral
yang bergoyang sangat lincah. Bakteri spirochete dapat masuk
ke dalam tubuhmelaui infeksi pada bagian tubuh yang lembab dan memiliki lapisan mukosa (misalnya pada mulut dan alat kelamin). Bakteri ini dapat menimbulkan rasa sakit
yang dikenal dengan
istilah ‘chancre’, dan rasa sakit ini mirip
dengan rasa sakit yang diakibatkan oleh penyakit maag, dan seperti telah dijelaskan
sebelumnya bahwa penyakit ini bisa menjangkiti pria dan wanita, maka obat yang
digunakan untuk mengobati penyakit
sipilis pada wanita sama dengan obat yang digunakan untuk pria.
Sipilis pada
wanita dan pada pria bisa dilakukan dengan cara pengobatan tradisional
yakni dengan memanfaatkan khasiat yang dimiliki oleh tanaman kumis kucing. Tanaman kumis kucing memiliki nama demikian karena rambut yang menjulur keluar dari bunga, yang bentuknya terlihat seperti kumis kucing. Sebagian kalangan mengatakan bahwa tanaman
kumis kucing adalah tanaman asli Asia Tenggara. Tanaman ini merupakan anggota keluarga tanaman mint, dan sudah cukup lama dimanfaatkan sebagai tanaman untuk
mengobati beragam penyakit oleh masyarakat di negara-negara
kawasan Asia Tenggara seperti Indonesia. Tanaman kumis kucing memiliki
sifat anti jamur, antimikroba, dan anti inflamasi. Selain dapat
dimanfaatkan untuk mengobati penyakit gonore, tanaman ini juga dapat
dimanfaatkan untuk mengobati penyakit batu ginjal, dan hal tersebut telah
dibuktikan melalui penelitian yang dilakukan oleh para ahli tanaman
obat-obatan.
Para wanita yang umumnys lebih rajin serta lebih
telaten dibanding pria, dapat meramu sendiri kumis kucing agar dapat dijadikan
sebagai obat penyakit sipilis pada wanita. Cara meracik yang
dapat dilakukan di rumah adalah dengan merebus akar daun kumis
kucing atau akar alang-alang yang telah dicuci bersih dan dipotong-potong
kecil. Sekitar 2 ons daun kumis kucing dan 3 ons akar alang-alang direbus dengan 2 liter air bersih. Sisa air
rebusan sekitar 1 liter, dan diminum 3 kali sehari, berturut-turut selama 5
sampai 6 hari sampai bakteri penyebab penyakit sipilis mati dan penyakit ini
tidak terdiagnosis lagi. Cara pengobatan menggunakan bahan-bahan tersebut
merupakan salah satu cara pengobatan yang alami serta aman karena benar-benar
tidak menggunakan zat kimia buatan yang biasanya dapat menimbulkan dampak
negatif pada tubuh.

0 komentar:
Posting Komentar